Lebihjelasnya, kaidah-kaidah dalam teks cerita sejarah di antaranya sebagai berikut. 1. Bersifat nonfiktif Teks cerita sejarah dapat dibuktikan kebenarannya melalui dokumen sejarah. Dengan demikian, tokoh, alur, dan latar yang diceritakan dalam teks cerita sejarah haruslah nyata dan bukan hasil rekaan penulis. 2. Bersumber dari sejarah Saatmenceritakan sejarah juga menggunakan isi yang sesuai dengan fakta dan menggunakan konjungsi temporal. Teks cerita sejarah berfungsi untuk memberikan inspirasi, kreatifitas, dan imajinasi pada peristiwa sejarah yang telah lampau. Selain itu, penulisan teks cerita ini juga dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Dikenalkannyatulisan atau aksara pertama kali di wilayah Nusantara dibuktikan dengan ditemukannya tulisan di atas tujuh buah yupa pada awal abad V M di wilayah Kutai, Kalimantan Timur (Notosusanto, 1992, p. 31). Bukti lainnya juga tercatat dalam sejarah dan dapat kita lihat melalui prasasti, kitab, dan manuskrip (naskah). a. 4Contoh Teks Cerita Sejarah Lengkap Dengan Strukturnya. Penyusunan contoh cerita sejarah juga tidak terlepas dari adanya 5W + 1H yaitu What, Where, When, Who, Why dan How. Dengan 5W + 1H ini diharapkan ceritanya dapat berisi informasi yang lengkap. Kita dapat menjumpai cerita sejarah ketika berkunjung ke wisata peninggalan kuno atau museum MenganalisisKebahasaan Teks Cerita Sejarah. Sejarah merupakan peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau. Namun, mengingat sejarah adalah hal yang penting salah satunya untuk menambah pengetahuan. Selain melalui buku sejarah atau catatan arsip, kita juga bisa mengetahui peristiwa terdahulu lewat sebuah karya sastra atau teks cerita sejarah. Bukuini membahas tentang metodologi studi Islam bisa menjadi bahan rujukan untuk mata kuliah MSI Semoga bermanfaat dan jangan lupa diamalkan pada yang membutuhkan terima kasih. " SEJARAH METODOLOGI TAFSIR AL QUR'AN DAN AL HADITS "by Alvi Risalatul janah. AOlmw. - Teks cerita sejarah dapat disebut tulisan/teks yang menceritakan atau menjelaskan fakta di masa lalu yang berkaitan dengan sejarah tertentu. Bukan hanya itu, teks cerita sejarah ternyata mengisahkan berbagai rentetan peristiwa di waktu tertentu dan membentuk sebuah kejadian yang padu. Maria Kristina dalam e-Modul menuliskan, teks cerita sejarah didefinisikan sebagai teks narasi yang disampaikan dengan landasan peristiwa di lapangan. Kejadian yang telah terjadi tersebut digambarkan melalui teks sehingga terciptalah suatu kisah yang dapat dibaca. Melansir catatan Sumiati dalam Kebahasaan Teks Cerita Sejarah Bahasa Indonesia Kelas XII 202018, kerangka teks cerita sejarah disusun dengan beberapa aspek, mulai dari kronologis, sebab akibat, tindakan tokoh, urutan tempat, hingga rentetan peristiwa. Perlu diketahui, kaidah kebahasaan dalam teks cerita sejarah juga memiliki cirinya tersendiri. Lantas, apa sajakah kaidah kebahasaan tersebut dan bagaimana penjelasannya? Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah Kaidah bisa disebut juga sebagai ciri khas bahasa yang termuat di dalam teks cerita sejarah. Berbagai kaidah tersebut dipadukan dalam sebuah paragraf agar cerita yang disampaikan melalui teks tentang masa lalu dapat tercerna pembaca. Berikut ini beberapa kaidah kebahasaan teks cerita sejarah 1. Kalimat kompleksKaidah ini digambarkan sebagai kalimat yang di dalamnya memuat lebih dari satu buah unsur berupa aksi, peristiwa, atau keadaan lebih dari satu verba. Kalimat yang biasa disebut kalimat majemuk bisa majemuk setara atau bertingkat ini mencantumkan sebuah keadaan, di mana proses cerita terjadi hingga akhir dari kisah yang disampaikan oleh teks melalui lebih dari satu struktur. 2. Kata hubungDefinisi kaidah kebahasaan yang sering disebut sebagai konjungsi ini adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan satu kata dengan kata lain di kalimat yang sama. Setidaknya terdapat dua jenis kata hubung yang ada, yakni konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif. Pengertian keduanya berbeda, di mana koordinatif menghubungkan kata-kata yang sifatnya setara. Sedangkan subordinatif, menghubungkan unsur induk kalimat dengan anak kalimat dan menghubungkan dua klausa kalimat yang posisinya tidak setara. Selain itu, ada juga subordinatif yang berguna untuk menunjukkan syarat tertentu dan hasil dari sebuah peristiwa. 3. Kata keteranganCiri kebahasaan teks cerita sejarah yang satu ini merupakan kata yang menunjukkan keterangan tertentu, misalnya keterangan waktu dan tempat terjadinya cerita. Untuk melihat contoh keterangan waktu, dapat dilihat dari penggunaan kata seperti kemarin, sekarang, tahun lalu, dan lain-lain. Sedangkan untuk melihat keterangan tempat, dapat melihat contoh seperti rumah, kamar, Jakarta, dan lain-lain. 4. Kata rujukanArti rujukan di sini adalah kata-kata yang merujuk pada kata lain yang sebelumnya telah dituliskan. Terdapat tiga jenis kata rujukan, mulai dari rujukan benda ini, itu, tersebut, dll., tempat di sini, di sana, dll., dan rujukan personil ia, mereka, dll..Baca juga Apa Itu Teks Drama Pengertian, Unsur & Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan Pengertian, Struktur dan Kaidah Kebahasaannya Apa Itu Teks Editorial Pengertian dan Kaidah Kebahasaannya - Pendidikan Kontributor Yuda PrinadaPenulis Yuda PrinadaEditor Alexander Haryanto Teks Cerita Sejarah Kaidah Teks Cerita Sejarah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat memahami Kaidah kebahasaan dalam cerita pelajaran sebelumnya tentunya kalian telah memahami struktur teks cerita sejarah. Teks cerita sejarah biasanya menggunakan penggunaan waktu lampau/masa lalu. Teks cerita sejarah juga dibuat bukan berdasarkan imajinasi pengarang dan tidaklah bersifat fiktif, tetapi bersifat nyata dan benar-benar telah terjadi di masa lalu. Tujuan kita mempelajari teks cerita sejarah ini adalah agar kita dapat memahami kejadian-kejadian yang terjadi di masa lalu sehingga kita bisa memetik hikmah dari setiap peristiwa yang ada. Apakah kalian sudah tahu bagaimana kaidah kebahasaan dalam teks cerita sejarah? Apa yang membedakan teks cerita sejarah dengan teks yang lainnya? Kaidah teks cerita sejarah mencakup tiga hal, yaitu sifatnya yang nonfiktif, sumbernya dari peristiwa sejarah, dan bahasa menggunakan penunjuk waktu yang sangat jelas dan jelasnya, kaidah-kaidah dalam teks cerita sejarah di antaranya sebagai Bersifat nonfiktifTeks cerita sejarah dapat dibuktikan kebenarannya melalui dokumen sejarah. Dengan demikian, tokoh, alur, dan latar yang diceritakan dalam teks cerita sejarah haruslah nyata dan bukan hasil rekaan Bersumber dari sejarahHal yang membedakan teks cerita sejarah dan teks lainnya adalah sumber yang dijadikan dasar penulisan adalah sejarah atau peristiwa yang benar-benar terjadi, peristiwa yang tercatat dan tetap diingat masyarakat karena mengandung nilai yang Menggunakan bahasa naratifTeks cerita sejarah merupakan teks naratif. Oleh sebab itu, teks ini menggunakan bahasa naratif yang banyak mengandung urutan waktu untuk menggambarkan peristiwa. a. Adanya konjungsi kata sambungKonjungsi adalah kata yang menghubungkan antara induk kalimat dan anak kalimat atau dapat diartikan juga konjungsi merupakan unsur-unsur kalimat yang berfungsi menyambungkan dua buah frasa atau kalimat dengan tujuan untuk menyatakan urutan peristiwa. Contoh - Setelah mendengar berita kekalahan Jepang pada perang pasifiik, golongan muda mendesak golongan tua agar segera memproklamasikan kemerdekaan konjungsi digunakan untuk menyambungkan dua buah frasa/ kata yang digaris bawahi merupakan salah satu contoh konjungsi yang menyatakan urutan peristiwa. Contoh konjungsi lainnya adalah lalu, selanjutnya, berikutnya, setelah. b. Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat Fungsi keterangan merupakan kata yang mengungkapkan subjek, predikat dan keterangan. Sudah kita kenali bahwa fungsi dalam kalimat terdiri atas subjek S, Predikat P, objek O dan keterangan K. Contoh - Pada tanggal 6 Agustus 1945 telah terjadi pengeboman di kota Hiroshima Ir. Soekarno dan Radjiman Widyodiningrat diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu jenderal Marsekal Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, Diah, Sudiro dan Sayuti Keterangan dibagi menjadi 3 bagian yaitu keterangan tempat, waktu dan kata yang bergaris bawah merupakan kata yang menunjukkan keterangan. Perhatikan contoh teks cerita sejarahMasyarakat zaman pra-aksara terutama periode zaman neolitikum sudah mengenal sistem kepercayaan. Mereka meyakini bahwa roh seseorang yang telah meninggal akan ada kehidupan di alam lain. Oleh karena itu, roh orang yang sudah meninggal akan senantiasa dihormati oleh sanak kerabatnya. Upacara kematian merupakan manifestasi dari rasa bakti dan hormat seseorang terhadap leluhurnya yang telah meninggal. Sistem kepercayaan masyarakat pra-aksara yang demikian itu telah melahirkan tradisi zaman megalitikum atau zaman batu besar. Sistem kepercayaan dan tradisi batu besar itu telah mendorong berkembangnya kepercayaan animisme memuja roh nenek moyang. Mari kita ulas. Teks di atas termasuk ke dalam teks sejarah karena memenuhi kaidah teks teks sejarah yang digunakan dalam teks di atas adalah cerita di masa lampau, menggunakan konjungsi atau kata sambung yang menggambarkan urutan peristiwa, dan adanya keterangan waktu dan tempat. Poin Penting • Kaidah dalam penulisan teks sejarah adalah sifatnya yang nonfiktif, sumbernya dari peristiwa sejarah, dan bahasa menggunakan penunjuk waktu yang sangat jelas dan faktual • Kata keterangan dibagi menjadi 3 bagian yaitu keterangan cara, keterangan waktu dan tempat. tags kumpulan contoh teks cerita sejarah dan strukturnyaciri ciri teks cerita sejarahciri kebahasaan teks cerita sejarahcontoh teks cerita sejarah pribadicerpen sejarahmembandingkan teks cerita sejarah Cerita sejarah adalah cerita yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan, bisa bersifat naratif atau deskriptif. Adapaun ciri-ciri teks narasi Berisikan tentang cerita, kisah, dan peristiwa tertentu. Teks ditulis menggunakan gaya bahasa naratif. Memiliki alur yang jelas dari awal hingga akhir cerita. Terdapat suatu peristiwa maupun konflik. Ada unsur-unsur pembentuk seperti tema, latar, alur, karakter, dan sudut pandang. Berdasarkan pemaparan tersebut, teks cerita sejarah di atas dapat dikategorikan sebagai teks naratif jika disajikan dengan latar sejarah unsur pembentuk; latar dan menggunakan urutan peristiwa unsur pembentuk; alur. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A dan B. - Apakah Adjarian sudah pernah menemukan contoh teks cerita sejarah? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sejarah berarti kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Selain itu, sejarah atau ilmu sejarah diartikan sebagai pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau. Lalu, apa yang dimaksud dengan teks cerita sejarah? Nah, yang disebut dengan teks cerita sejarah adalah teks yang memuat suatu hal atau peristiwa yang mengandung nilai sejarah. Baca Juga Teks Cerita Sejarah Pengertian, Ciri, Struktur, dan Jenisnya Pada dasarnya, tidak sulit menemukan teks cerita sejarah. Jenis teks ini dapat kita temukan misalnya di buku, majalah, koran, media online, catatan di museum, dan sebagainya. Siapa yang menulis teks cerita sejarah? Teks cerita sejarah tidak selalu ditulis oleh sejarawan atau ahli sejarah karena siapa saja bisa menulisnya. Namun, ada beberapa yang perlu dipersiapkan sebelum menulis teks cerita sejarah. "Teks cerita sejarah merupakan tulisan yang memuat peristiwa bernilai sejarah." 0% found this document useful 0 votes1K views6 pagesDescriptionmateri teks sejarahOriginal TitleCERITA SEJARAHCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes1K views6 pagesCerita SejarahOriginal TitleCERITA SEJARAHJump to Page You are on page 1of 6 STRUKTUR TEKS CERITA SEJARAH Tujuan Pembelajaran Siswa mampu memahami struktur teks cerita sejarah baik lisan maupun tulisan. Apakah kalian sering membaca teks cerita sejarah? Apa fungsi kita mempelajari teks cerita sejarah? Teks cerita sejarah apa saja yang sering kalian baca? Lalu bagaimana struktur teks cerita sejarah? Sering kali kita mendengar cerita sejarah dari nenek moyang kita terdahulu bukan? sejarah tetang masa-masa penjajahan Belanda-Jepang, sejarah masa kerajaan Hindu-Budha, kerajaan Islam bahkan sampai sejarah tentang kemerdekaan Indonesia. Nah, sejarah itu apa sih? Sejarah adalah cerita yang terjadi di masa lampau yang bisa dijadikan pelajaran dan dikenang di masa sekarang. Sejarah ada untuk dipelajari agar dapat dipetik hikmahnya. Mempelajari teks cerita sejarah sangat penting apalagi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Saat ini, hal yang dipelajari bukan sekadar pengetahuan bahasa saja, melainkan sebagai teks yang bertujuan untuk menjadi sumber aktualisasi diri penggunanya dalam konteks kehidupan akademis, sosial, dan budaya. Sekarang, mari kita mengenal struktur teks cerita sejarah. Struktur teks sejarah diantaranya sebagai berikut. Struktur alur dalam teks cerita sejarah ➢ Orientasi pengenalan ➢ Rangkaian Peristiwa ➢ Reorientasi Pengulangan Teks cerita sejarah diawali dengan pengenalan cerita yang terjadi di masa lampau kemudian diceritakan urutan peristiwa yang terjadi secara berurutan. Perhatikan contoh teks cerita sejarah berikut ini. Kota Tua dalam Ingatan sebagai pusat kota, pusat perdagangan, sekaligus permukiman penting di Asia sejak abad ke -16, Kota Tua adalah situs yang harus dijaga. Kota ini hanya seluas 15 H tapi arti sejarahnya sangatlah besar bagi Indonesia. Dimulai tahun 1526, penyerangan pelabuhan Sunda Kelapa oleh Fatahillah yang dikirim Kesultanan Demak menyebabkan penamaan Jayakarta pada kota yang memiliki tata kota pelabuhan tradisional Jawa ini. Tahun 1619, VOC di bawah komando Jan Pieterszoon Coen menghancurkan Jayakarta dan mengubah namanya menjadi Batavia. Nama itu diambil sebagai penghormatan kepada leluhur bangsa Belanda, Batavieren. Oleh Belanda, kota ini dilengkapi benteng kasteel Batavia, dinding kota, dan kanal. Kota ini dirancang dengan gaya Belanda Eropa yang diatur dalam beberapa blok yang dipisahkan kanal. Pembangunan Batavia selesai pada tahun 1650 yang kemudian dijadikan kantor pusat VOC di Hindia Timur. Kota ini menjadi pusat administratif Hindia Timur Belanda. Tahun 1942, Batavia, setelah mengalami perluasan wilayah, berganti nama menjadi Jakarta lalu menjadi ibu kota Indonesia. Namun, 15 H yang menjadi awal terbentuknya kota Jakarta, kita kenang sebagai Kota Tua. Mari Kita Analisis! Teks cerita di atas termasuk teks cerita sejarah karena bersumber pada peristiwa sebenarnya di masa lalu. Teks cerita sejarah di atas memiliki tokoh, alur dan latar sebagai berikut. Tokoh Fatahillah, Jan Pieterszoon Coen, dan VOC. Alur 1. Orientasi Paragraf 1 terdapat pengenalan Kota Tua yang akan diungkap sejarahnya pada bagian rangkaian peristiwa. 2. Rangkaian peristiwa Paragraf 2 dan 3 mengungkapkan kumpulan peristiwa yang melatarbelakangi sejarah yang diungkapkan dalam bagian orientasi. 3. Reorientasi Pada akhir paragraf 3 disebutkan pengulangan bahwa 15 H yang menjadi awal terbentuknya kota Jakarta, kita kenang sebagai Kota Tua. Poin Penting • Teks cerita sejarah adalah salah satu jenis teks yang menceritakan kisah masa lam pau yang benar-benar terjadi. • Teks cerita sejarah memiliki unsur tokoh, alur, dan latar. • Struktur teks cerita sejarah adalah orientasi, peristiwa dan reorientasi. • Teks sejarah berfungsi untuk mengenal lebih dalam tentang asal -usul sesuatu tempat, kejadian. Peristiwa sejak zaman dulu hingga sekarang. SOAL LATIHAN 1. Bangsa Jepang datang ke Indonesia dengan misi ingin mengalahkan sekutu dalam perang pasifik. Jelas, kedatangan Jepang ke Indonesia sebenarnya bukan untuk membebaskan penderitaan rakyat I ndonesia dari tangan penjajah. Hal ini menjadikan kita seperti peribahasa “lepas dari lubang buaya malah masuk ke mulut harimau”. Kalimat yang digaris bawahi termasuk .... a. Orientasi b. Reorientasi c. Krisis d. Peristiwa e. waktu 2. Zaman pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan. Istilah ini digunakan untuk menggantikan istilah masa pra sejarah. Zaman prasejarah berarti belum adanya sejarah sehingga tidak mungkin ada aktivitas manusia. Penggantian istilah ini menjadi penting mengingat hal-hal yang akan diuraikan selanjutnya. Paragraf di atas termasuk orientasi karena .... a. merupakan awal dari sejarah b. merupakan pengantar atau pengenalan c. terdapat tokoh d. terdapat latar e. mengungkapkan peristiwa penting 3. Saat pemerintah Belanda VOC menjajah bangsa Indonesia mereka merebut hasil pertanian dan perkebunan milik warga Indonesia secara paksa. Selain itu, masyarakat juga dipekerjakan dengan semena-mena tanpa diberi upah. Sistem kerja paksa saat itu dinamakan rodi. Unsur serapan yang diadopsi secara utuh dari bahasa asing adalah .... a. Upah b. Sistem c. rodi d. VOC e. Asing 4. Sekitar tahun 850 Masehi, Prambanan disempurnakan dan diperluas oleh Rakai Pi Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Sebuah prasasti berangka tahun 856 M menyebutkan bahwa bangunan ini dibangun dengan tujuan untuk memuliakan dewa Siwa. Paragraf di atas termasuk ke dalam .... a. Reaksi b. Peristiwa c. Reorientasi d. Orientasi e. Koda 5. Berita kekalahan Jepang dalam perang pasifik telah diketahui oleh Sutan Syahrir sehingga para golongan muda mendesak golongan tua untuk segera melaksanakan kemerdekaan. Hal itu dilakukan agar kita tidak memiliki hutang budi terhadap Jepang. Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang melainkan karena perjuangan rakyat Indonesia. Penggalan teks di atas menggunakan struktur teks cerita sejarah yaitu .... a. Orientasi b. kesimpulan/koda c. reorientasi d. penutup e. pembuka 6. Tahun 1992, bangsa ini tersenyum bangga ketika dua atlet berhasil memenangkan medali emas dalam ajang Olimpiade Barcelona. Orientasi di atas bisa dilanjutkan oleh kalimat-kalimat berikut ini, kecuali .... a. Atlet yang memenangkan medali emas berasal dari kontingen bulu tangkis. b. Susi Susanti dan Alan Budikusuma menjadi pahlawan saat itu. c. Indonesia mengikuti olimpiade sejak olimpiade Helsinki, 1952 di Finlandia. d. Kisah cinta Susi Susanti dan Alan Budikusuma merebak. e. Selain medali emas, Indonesia juga meraih medali 2 perak dan 1 perunggu dari kontingen bulu tangkis saat itu. 7. Ratu Sima merupakan penguasa di kerajaan Kalingga. Ia digambarkan sebagai seorang yang tegas dan taat akan peraturan yang berlaku dalam kerajaan itu. Kerajaan Kalingga ini terletak di Jawa Tengah. Penggalan teks di atas termasuk mengungkapkan unsur .... a. Reorientasi b. Orientasi c. Alur d. Tokoh e. Penutup 8. Berikut yang tidak bisa dijadikan sebagai sumber teks cerita sejarah adalah .... a. Proklamasi Indonesia b. Awal kedatangan pedagang Cina di Indonesia c. Perundingan Asia-Afrika d. Kisah Malin Kundang e. Pertempuran 10 November Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

teks cerita sejarah dapat dibuktikan kebenarannya melalui